Cara Membersihkan Kotoran Bayi Dengan Tisu Basah

Cara Membersihkan Kotoran Bayi Dengan Tisu Basah. Banyak orang tua masih perlu belajar dari tindakan saat merawat dan mengasuh anak pertama mereka. mulai dari bagaimana menyusui bayi, menggendong bayi, hingga membersihkan pup bayi. Semua orang harus menikmati prosesnya; itu tidak bisa dilakukan secara instan.

Cara membersihkan pup bayi sebenarnya mudah; namun, banyak orang tua yang mengalami kesulitan melakukannya jika panduan tersebut tidak dikuasi dengan benar. Bahkan lebih mungkin melakukan kesalahan yang menyebabkan pantat anak menjadi tidak bersih, yang pada gilirannya menyebabkan penyakit. Semua aspek cara membersihkan pup bayi yang tepat akan dibahas dalam artikel ini. Terima kasih, Bunda.

Cara Membersihkan Kotoran Bayi Dengan Tisu Basah

Kesalahan dalam Membersihkan Pup Bayi

Karena masih dalam proses belajar mengasuh dan merawat bayi, tidak sedikit orang tua yang melakukan kesalahan dalam membersihkan pup bayi. Apa saja kesalahan cara membersihkan pup bayi yang perlu dihindari?

1. Menyamakan Membersihkan Pup Bayi Laki-laki dan Perempuan

Kesalahan yang paling kerap terjadi adalah orang tua kerap menyamakan step by step membersihkan pup bayi laki-laki dan perempuan. Padahal, caranya jelas berbeda karena bayi laki-laki dan perempuan memiliki alat kelamin yang berbeda. Oleh karena itu, cara membersihkannya pun berbeda.

2. Menggunakan Tisu Basah untuk Mengelap Kotoran

Apakah Bunda kerap membersihkan pup bayi menggunakan tisu basah? Jika iya, sebaiknya jangan lakukan lagi Bunda. Pasalnya, menggunakan tisu basah untuk membersihkan pup bayi tidak dianjurkan. Tisu basah mengandung alkohol dalam jumlah banyak serta pewangi yang membuat area pantat bayi mudah teriritasi.

3. Menggosok Pantat Bayi Saat Membersihkan Pup

Kesalahan lain yang kerap dilakukan oleh orang tua adalah menggosok pantat si kecil ketika membersihkan pupnya. Padahal, hal itu juga bisa membuat kulit bayi yang sensitif menjadi iritasi. Lebih baik gunakan tepukan saja, bukan gosokan.

Cara membersihkan pup Bayi Lelaki

Seperti yang sudah disebutkan diatas, cara membersihkan pup bayi laki-laki dan perempuan itu berbeda. Cara membersihkan pup bayi lelaki dilakukan dengan membersihkan lipatan kulit di sekitar penis dan testis. Pada bayi yang belum disunat, Bunda dapat membersihkan pupnya dengan menggunakan air dan sabun bayi, bisa juga membasuhnya dengan kain halus. Tapi jangan sekali-sekali menarik kulit luar penis untuk membersihkan bagian dalamnya, ya! DBundatuhkan waktu beberapa bulan hingga usia si kecil 1 tahun agar kulit luar bagian penis tertarik keluar.

Sedangkan untuk bayi yang sudah disunat, Bunda perlu menghindari membersihkan pup bayi menggunakan air sebelum lukanya sembuh. Basuh penis bayi dengan kain basah lalu bersihkan bagian bawah testis. Biasanya dokter akan memberikan salep khusus untuk mempercepat proses pengeringan luka.

Cara membersihkan pup Bayi Perempuan

Lantas bagaimana cara membersihkan pup bayi perempuan? Cara membersihkan pup bayi perempuan harus memperhatikan arah yang benar, yaitu dari depan ke belakang. Hindari melakukan dari arah yang sebaliknya karena dapat meningkatkan risiko masuknya kuman ke dalam vagina.

Ketika membersihkan bagian vagina, bersihkan bagian luarnya saja jika terdapat tinja di area vagian. Tidak perlu membersihkan hingga bagian dalam karena vagina mampu membersihkan diri dari zat-zat asing yang tidak seharusnya masuk.

Bunda bisa menggunakan kain atau handuk basah di sekitar kelamin serta pantat bayi. Hindari menggunakan sabun yang terlalu banyak dan jangan lupa untuk membilasnya hingga bersih. Lalu tepuk perlahan-lahan hingga kering.

Cara membersihkan pup Bayi Baru Lahir

Untuk bayi baru lahir, Bunda cukup membersihkan pupnya dengan menggunakan air hangat saja. Tidak perlu menggunakan sabun. Hal ini dikarenakan bayi baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif sehingga belum dapat menerima zat asing, seperti sabun.

Bunda perlu mengganti popok serta membersihkan area kelamin dan pantat bayi baru lahir sebanyak 7-8 kali sehari. Hal ini dikarenakan bayi baru lahir akan lebih banyak buang air di awal kehidupannya. Selain cara membersihkan pup pada bayi baru lahir, Bunda juga perlu mengetahui cara dan tips lainnya dalam merawat bayi baru lahir.

Cara Membersihkannya dengan Kapas

Cara membersihkan pup bayi dengan menggunakan kapas cukup mudah. Bunda hanya perlu menyediakan kapas bulat yang sudah dibasuh dengan air hangat lalu bersihkan area pantat bayi perlahan-lahan. Tepuk area pantat dengan perlahan dan hindari menggosoknya terlalu keras.

Untuk penggunaan kapas, Bunda perlu berhati-hati dan memperhatikan tingkat sensitivitas kulit bayi dengan kapas. Pasalnya, serat yang ada pada kapas bisa mengiritasi kulit bayi yang terlalu sensitif.

Cara Membersihkannya dengan Tisu

Cara membersihkan pup bayi menggunakan tisu juga cukup mudah. Pertama basahi tisu dengan air hangat lalu mulai bersihkan area pantat bayi dengan menepuknya lembut. Bunda bisa menambahkan sabun bayi agar pantat lebih bersih.

Jika tidak sedang traveling atau bepergian, hindari menggunakan tisu basah untuk membersihkan pup bayi. Lebih baik gunakan tisu wajah atau tisu toilet saja yang lebih aman untuk si kecil. Tisu basah mengandung pewangi, alkohol, bahkan detergen yang tidak baik bagi kulit bayi. Kulit bayi bisa memerah, ruam, dan iritasi saat bersentuhan dengan bahan tisu basah. Jadi sebisa mungkin hindari ya, Bunda!

Intensitas Ganti Popok Bayi

Lantas berapa kali Bunda harus mengganti popok bayi dalam satu hari? Umumnya bayi baru lahir membutuhkan ganti popok 7 hingga 12 kali dalam satu hari. Secara bertahap hal ini akan berkurang hingga 6 hingga 8 kali sehari seiring dengan perkembangan usianya.

Sebenarnya berapa kali Bunda harus mengganti popok bayi itu sangat relatif, tergantung dari kebutuhan, Di awal kehidupannya, bayi memang akan lebih sering buang air kecil dan pup dalam sehari, untuk itu Bunda harus segera mengganti popoknya. Namun ketika usianya bertambah, ia tidak lagi buang air sesering itu. Intensitasnya akan berkurang. Jadi ketika dirasa popok bayi sudah cukup lama menampung pipis bayi, Bunda harus segera menggantinya. Terlebih ketika ia pup, Bunda harus mengganti popok bayi sesegera mungkin untuk menghindari iritasi kulit dan ruam.

Frekuensi penggantian popok ini merupakan pertimbangan utama para Bunda dalam memilih jenis popok untuk bayi mereka. Karena itu, agar belanja popok Bunda ini lebih efisien, kenali ya Bu.

Perlengkapan yang Bunda perlu siapkan untuk membersihkan pup bayi antara lain alas bayi, air bersih dengan kapas atau kain, krim anti ruam untuk melindungi kulit bayi, tempat menampung popok kotor, popok baru, serta pakaian bersih. Tempat datar adalah tempat terbaik untuk mengganti popok bayi.

Bunda perlu mengajak bicara dan tertawa si kecil saat membersihkan pup dan mengganti popoknya, agar si kecil tetap tenang. Hal ini tak hanya membuat bayi tenang, namun juga mampu memperkuat bonding antara orang tua dengan bayi.

Cara Membersihkan Kotoran Bayi Dengan Tisu Basah

Itulah serba serbi cara membersihkan pup bayi yang sebaiknya Bunda tahu. Dengan mengetahui caranya yang benar, Bunda akan lebih mudah saat membersihkan pup bayi serta menghindarkan bayi dari kemungkinan ruam dan iritasi akibat kesalahan dalam membersihkan pupnya. Selamat mencoba, Bunda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *